Musisi multi talent kelahiran jakarta 5 Januari 1959 menjadi salah satu "ICON" Dunia musik di negeri ini.Musisi yang mengawali karier bermusiknya dialbum soundtrack film karya teguh karya "Badai Pasti Berlalu" sebagai drummer karena diajak oleh alm Chrisye,Eros Djarot dan Jockie Suryoprajogo.Langkah selanjutnya Fariz RM merilis album "Selangkah ke Seberang" yang dirilis dipasaran justru setelah Fariz RM menyelesaikan soundtrack album "Sakura Dalam Pelukan"sebuah film yang dibintangi Pebulutangkis Nasional Liem Swie King dan Eva Arnaz.Lantunan lagu sakura dari vokal Fariz RM adalah hasil rayuan dari Vokalis wanita kenamaan Grace Simon.
Aktivitas bermusik Fariz RM kian intens dikisaran tahun 80an dgn berbagai project rekaman diantaranya bermusik bersama SYMPHONY,TRANSS,WOW dan juga JAKARTA RHYTM SECTION,SUPER DIGI,FARIZ RM GRUP.
Untuk project solo diantanya untuk album Emilia Contessa,Ahmad Albar,Marissa Haque,Jackie,Nourma Yunita,Nia Zulkarnaen dan Janet Arnaiz dari Philipina.
Untuk duetnya diantaranya dengan Titi DJ dan Neno Warisman yang terkenal dengan lagu Nada Kasih dan sebuah Obsesi. keduanya merupakan karya dari Dorie Kalmas.
Sebutan Fariz RM datang dari Almarhum Chrisye ketika pulang dari rekaman album "Badai pasti berlalu" dan penyebutan nomor telepon di lagu "Interlokal" dialbum perdana SYMPHONY "TRAPESIUM" merupakan nomor telepon rumah Marissa Haque yang pernah merilis album bareng Fariz RM.
Kini ada sebuah kebanggaan dari saya selaku penggemar Fariz RM ketika bisa mengabadikan konser kecil Fariz RM dikota saya Semarang pada Agt 2008 dan Desember 2008.
Konser yang merupakan rangkaian tur Fariz RM seolah menjadi konser yang merupakan wujud keinginan lama saya yaitu mengabadikan konser musisi idola saya ketika jaman SMA dahulu.
Dan dari konser itu pula saya mendapatkan album solo komplit Fariz RM dari album "Selangkah ke seberang" hingga album "Cursc on cozmic avenue"




Tidak ada komentar:
Posting Komentar